Friday, January 23, 2015

Tips / Cara Efektif Untuk Mengeksplorasi Bakat dan Minat Anak

Sahabat Edukasi yang berbahagia... 

Ayah dan ibu dari seorang anak, dua orang anak atau lebih yang berbahagia... Belajar…, belajar…, dan belajar…!, kata inilah yang seringkali kita dengar semenjak kecil, baik di rumah, di sekolah, hingga di lingkungan masyarakat secara umum. 

Ada kalanya anak yang notabene rajin belajar kok malah di sekolahnya mendapatkan nilai kompetensi yang kurang memuaskan bagi kedua orang tuanya. Kata si anak, “Saya sudah belajar, tapi bagaimana lagi hasilnya seperti itu, dan di sana teman-teman saya memang pintar-pintar”. Ini adalah indikasi bagus, anak tersebut mengakui bahwa masih ada teman-teman dia yang lebih pintar di sekolah, dan hal ini akan menjadi motivasi belajarnya di hari-hari berikutnya.

Bagi orang tua yang memiliki anak sebagaimana ilustrasi di atas, sebaiknya memang mendukung terus sambil menganalisa apa hal yang paling disukai si anak, sesuatu yang bisa membuatnya senang, hingga apa saja yang bisa mempengaruhi hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan keluarga adalah lingkungan paling strategis dalam mencetak karakter anak, karena di sanalah waktu terbanyak yang ia habiskan, di sanalah ia memiliki ruang gerak yang cukup leluasa, dan kreativitas akan tumbuh subur di sana. Namun untuk memunculkan potensi besar bagi anak ini, tentu saja orang tua harus memiliki strategi jitu dalam membimbing hingga mengarahkan ke mana masa depan anaknya.


Sebagian besar anak memang di sekolah cenderung menyukai beberapa bidang studi pelajaran, hal ini tentu saja berdasarkan minat dari anak yang berbeda-beda. Hal ini tentu saja dikarenakan ada motivasi pribadi dari anak tersebut terkait bakat yang ia bawa sejak ia dilahirkan. Walaupun begitu, bakat bisa diciptakan dengan pembelajaran dan latihan serius” namun minat lebih sulit digali, karena minat seringkali datang dari bakat... J

Oleh karena itu. berikut tips meningkatkan kreativitas anak dan melejitkan potensi terbesarnya agar bakat dan minat anak dapat berguna di kehidupannya kelak :

1.   Komunikasi efektif dengan anak, dengarkan curhatnya, tanggapi dengan serius, lalu arahkan kepada kesimpulan final “Pelajaran apa yang didapat dari sesi komunikasi tersebut”.

2.  Ketika anak bermain, amati dan perhatikan dengan seksama, apa saja yang membuatnya bisa kelihatan senang dan kadang membuatnya serius sekali pada objek mainannya. Ini penting, karena di sanalah bidang / atribut-atribut bakatnya dapat dilihat. “Apa yang ia suka, adalah apa yang ada dalam dirinya”.

3.  Berikan arahan-arahan yang tidak memvonish negatif dengan kalimat-kalimat positif, “Tidak Bisa” diganti “Belum Bisa” atau setidaknya “Hampir Bisa”. Kalimat yang menyenangkan hati akan selalu mampu memotivasi”.

4.   Kendalikan emosi saat kemarahan kepada anak melanda karena hal-hal tertentu. Diam sejenak, atur nafas lalu katakan padanya. Nanti Ayah atau Ibu ingin sekali bicara padamu. “Cari momentum yang tepat untuk menasehatinya”.

5.   Aturlah keseimbangan waktu dalam 1 x 24 jam pada anak, mulai jam istirahat, jam belajar, jam bermain, hingga jam khusus bimbingan dari Anda. “Momentum yang tepat adalah rahasia keberuntungan”.

6.   Dukung seluruh kegiatan anak yang berhubungan dengan bakat yang sudah berhasil kita identifikasi, lalu mengembangkannya sesuai dengan batas-batas usia dan kemampuannya. Sesuatu yang paling baik adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya”.

Anak adalah permata kehidupan kita, mereka juga tumpuan bangsa, jadikan mereka lebih baik dari kita, dengan mewariskan segala yang terbaik yang ada pada diri kita. Semoga Indonesia terus menjadi lebih baik. Aamiin… Salam Edukasi…

0 comments:

Post a Comment

Demi Kemajuan Ilmu Pengetahuan tentang Sekolah Standar Nasional silahkan tinggalkan Komentar yang sifatnya membangun. Terima Kasih atas kunjungannya...